Lebak, Aktual.news – Pemerintah Kabupaten ( Pemkab) Lebak menerima penyerahan pertama sebanyak 34 unit truk program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dari PT Agrinas. Armada tersebut secara simbolis diserahkan kepada Bupati Lebak, Hasbi Asyidiki Jayabaya, sebagai bagian dari upaya penguatan ekonomi desa dan distribusi logistik di wilayah pedesaan.

Dalam kesambutannya Bupati Hasbi menyampaikan, bahwa jumlah armada yang diterima saat ini masih terbatas jika dibandingkan dengan total desa dan kelurahan di Kabupaten Lebak.

“Dari total 340 desa 5 kelurahan yang ada di Lebak, saat ini baru 34 unit truk yang disalurkan. Ini merupakan tahap awal, dan ke depan diharapkan jumlahnya terus bertambah agar dapat menjangkau seluruh wilayah yang ada di Kabupaten Lebak,” ujar Hasbi di depan Kantor Pemda Lebak, Senin (6/4/2026)

Menurutnya, dengan keberadaan truk Kopdes Merah Putih diharapkan mampu mendukung meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat desa, khususnya dalam hal distribusi hasil pertanian, perdagangan, serta kebutuhan logistik lainnya.

Program tersebut, dinilai strategis dalam mendorong kemandirian desa serta memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi lokal. Dengan adanya bantuan armada angkutan ini, desa diharapkan dapat lebih mudah mengakses pasar dan meningkatkan nilai jual produk lokal.

Pemerintah Kabupaten Lebak pun berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar distribusi armada dapat dilakukan secara bertahap dan merata ke seluruh desa,” ungkapnya.

Sementara itu, Komandan Kodim (Dandim) 0603 Lebak Letkol Inf IG Mahendra Subrata mengatakan, Koprasi Desa Kelurahan Merah Putih yang ada di Kabupaten Lebak sudah terbangun sebanyak 28 titik capai 100 persen, dari target 344 titik dan portal pembangunan yang sudah kita daftarkan 79 persen, progres pembangunan sudah sampai di 66 persen. Artinya, secara bertahap itu ada matrik target kami, ketika mulai itu wajib selesai 92 hari atau di bawah 92 hari, kami anggap prestasi dari padat karya di laksanakan desa masing masing.

Target tiap bulan Kita sudah ada maistun waktu mungkin di bulan Maret kemaren 21 titik dan di bulan April 68 titik demikian seterusnya. Diakhir bulan Juli kita menargetkan 226 titik, jadi yang sudah proses bangun kita kawal biar tepat waktu dan cuaca bersahabat tidak hujan berjalan lancar,” ujar Dandim Lebak.

Terkait kendala lahan kita sambil berjalan karena ada proses birokrasi dari KPH Banten kemudian dirjen planologi, prinsifnya semua lahan perhutani dan PTPN sudah di biokrasikan. Alhamdulillah, pak bupati dan jajarannya mendukung dan itu ada permohonan kepala desa maju ke bupati kemudian bupati mohon ke KPH Banten ke dirjen planologi dalam hal ini kementrian kehutanan insaallah kalau sudah di izinkan secara De Jure De Factopaketnya kita bangun,” pungkasnya.

(Ade Supardi)

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain