Aktual/Ilustrasi: AI-ChatGPT

Jakarta, Aktual.news – Pembangunan Sekolah Rakyat Jawa Timur (Jatim) 1 di Kecamatan Bulak, Kota Surabaya terus dipercepat untuk mendukung pelaksanaan tahun ajaran baru 2026/2027.

Kawasan pendidikan ini dirancang sebagai lingkungan belajar terpadu yang mengintegrasikan jenjang SD, SMP, dan SMA dalam satu area yang modern dan inklusif.

Sekolah Rakyat Jatim 1 dibangun di atas lahan seluas 6,61 hektare dengan total luas bangunan mencapai 27.766,77 meter persegi.

Selain menjadi pusat pendidikan, kawasan ini juga dilengkapi berbagai fasilitas hunian dan sarana pendukung yang dirancang untuk menunjang pengembangan sumber daya manusia secara menyeluruh.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengatakan pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperluas akses pendidikan yang berkualitas sekaligus menjadi investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

“Pembangunan Sekolah Rakyat ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah untuk membangun sumber daya manusia yang unggul. Kementerian PU ingin memastikan fasilitas pendidikan ini dibangun secara cepat dan berkualitas sehingga dapat segera dimanfaatkan masyarakat dan mendukung pemerataan akses pendidikan,” kata Dody, di Jakarta, Senin (8/6/2026).

Menurut Dody, kawasan Sekolah Rakyat tidak hanya disiapkan sebagai tempat belajar, tetapi juga sebagai lingkungan pendidikan yang mendukung pembentukan karakter.

Selain itu, Sekolah Rakyat juga bakal menjadi kawasan pengembangan keterampilan, serta peningkatan kualitas hidup peserta didik.

Berbagai fasilitas yang dibangun meliputi gedung SD, SMP, dan SMA, asrama siswa putra dan putri, asrama guru, gedung serbaguna, masjid dan gedung ibadah, kantin, lapangan olahraga, ruang terbuka, hingga sarana penunjang lainnya yang terintegrasi dalam satu kawasan.

Untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana, Dody turut meninjau langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat Jatim 1 pada Sabtu (6/6/2026) lalu.

Dalam kunjungan tersebut, ia meninjau sejumlah fasilitas utama yang sedang dalam tahap penyelesaian serta memastikan seluruh pekerjaan konstruksi tetap mengutamakan mutu bangunan. Hingga 5 Juni 2026, progres fisik pembangunan telah mencapai 77,68 persen.

Pemerintah menargetkan seluruh pekerjaan dapat diselesaikan pada 20 Juni 2026 sehingga fasilitas pendidikan tersebut siap digunakan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar pada tahun ajaran baru 2026/2027.

Untuk mengejar target tersebut, Kementerian PU bersama kontraktor pelaksana PT Waskita Karya (Persero)–CAG KSO menerapkan sejumlah strategi percepatan pekerjaan.

Langkah yang dilakukan antara lain penggunaan metode half slab pada pekerjaan pelat lantai dua, percepatan distribusi material menggunakan hiab crane, serta pelaksanaan pengecoran dengan dukungan concrete pump dan mobile crane.

Percepatan juga dilakukan melalui penambahan tenaga kerja di berbagai sektor pekerjaan, pemasangan struktur rangka atap baja yang lebih intensif, serta pengaturan shift kerja untuk pekerjaan arsitektural dan penyelesaian akhir bangunan.

Di sisi lain, penyambungan daya listrik PLN turut dipercepat melalui penyesuaian tata letak panel sesuai standar teknis yang berlaku.

Sejumlah peralatan konstruksi seperti mobile crane, hiab crane, excavator, bulldozer, vibro roller, dan mobile batching plant juga terus dioptimalkan untuk menjaga produktivitas pekerjaan di lapangan.

Dengan konsep pendidikan terpadu dan fasilitas yang lengkap, Sekolah Rakyat Jatim 1 diharapkan dapat menjadi salah satu model kawasan pendidikan yang mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Kehadirannya juga diharapkan memperluas akses pendidikan yang layak sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan akademik, karakter, dan keterampilan peserta didik.

Laporan: Achmat

Artikel ini ditulis oleh:

Eroby Jawi Fahmi