Sekolah Rakyat Jember Punya Lapangan Sepak Bola Standar FIFA.

Jakarta, Aktual.news – Pembangunan Sekolah Rakyat Kabupaten Jember, Jawa Timur, terus menunjukkan kemajuan signifikan. Salah satu fasilitas yang paling menonjol di kawasan pendidikan seluas 7,4 hektare tersebut adalah lapangan sepak bola berukuran penuh yang dibangun mengacu pada standar FIFA.

Hamparan rumput hijau kini mulai menutupi permukaan lapangan berukuran 105 x 68 meter itu. Keberadaan fasilitas olahraga tersebut menjadi nilai tambah karena tidak banyak Sekolah Rakyat yang memiliki lapangan sepak bola dengan ukuran dan spesifikasi setara standar internasional.

Selain lapangan sepak bola, kawasan tersebut juga dilengkapi jogging track yang mengelilingi lapangan. Jalur lari itu dibangun dengan lebar sesuai standar internasional dan dilapisi material karet (rubber) untuk menunjang kenyamanan aktivitas olahraga para siswa.

Lapangan ini dirancang bukan hanya sebagai sarana olahraga, tetapi juga sebagai ruang pengembangan bakat, pembentukan karakter, serta pembiasaan pola hidup sehat bagi peserta didik. Kehadirannya diharapkan mampu mendukung perkembangan siswa secara menyeluruh, baik dari aspek akademik, sosial, maupun fisik.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menegaskan bahwa percepatan pembangunan Sekolah Rakyat tidak boleh mengesampingkan kualitas konstruksi bangunan. “Paling penting, kualitas bukan sesuatu yang boleh dikorbankan,” kata Dody, di Jakarta, Selasa (9/6/2026).

Berdasarkan data per 5 Juni 2026, progres pembangunan lapangan sepak bola telah mencapai 93,94 persen. Sejumlah pekerjaan yang masih berlangsung meliputi pemeliharaan rumput, pemupukan, serta penyempurnaan area pendukung agar fasilitas tersebut siap digunakan saat kegiatan belajar mengajar dimulai.

“Saya paling anti mengorbankan kualitas, apapun yang terjadi, bangunan Sekolah Rakyat ini harus bertahan lama,” kata dia.

Lapangan itu juga dilengkapi sistem drainase berlapis yang dirancang sesuai standar teknis lapangan sepak bola internasional. Sistem tersebut memungkinkan kualitas permukaan lapangan tetap terjaga dalam berbagai kondisi cuaca.

Sementara rumput yang digunakan merupakan jenis matrella yang dinilai mampu memberikan kenyamanan dan keamanan saat digunakan berolahraga.

Project Manager PT Nindya Karya Aryansah Pratama Putra mengatakan penyelesaian lapangan sepak bola dan jogging track ditargetkan rampung pada pekan ini.

“Kenapa bisa dikatakan standar internasional? Jadi dimensi lapangan sepak bola sesuai dengan standar FIFA, sistem drainase juga sudah sesuai standar yang diterapkan FIFA, material rumputnya, dan juga jogging track dengan lebar sesuai standar internasional,” kata dia.

Secara keseluruhan, progres pembangunan Sekolah Rakyat Kabupaten Jember hingga 5 Juni 2026 telah mencapai 74,14 persen. Untuk mengejar target penyelesaian pada 20 Juni 2026, Kementerian PU bersama kontraktor pelaksana mengerahkan sekitar 1.000 pekerja serta sejumlah alat berat untuk menyelesaikan pekerjaan bangunan dan penataan kawasan.

Di saat yang sama, proses pemasangan furnitur untuk ruang kelas dan asrama juga mulai dilakukan setelah sebagian besar perlengkapan tiba di lokasi proyek.

Pembangunan Sekolah Rakyat Jember menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan nilai kontrak sebesar Rp221,99 miliar.

Proyek tersebut dikerjakan oleh KSO PT Nindya Karya (Persero)–Modern dengan dukungan manajemen konstruksi PT Agrinas Jaladri Nusantara (Persero).

Saat beroperasi nanti, Sekolah Rakyat Kabupaten Jember ditargetkan mampu menampung sekitar 1.000 siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA yang terbagi dalam 36 rombongan belajar.

Selain ruang kelas, asrama, dan lapangan sepak bola, kompleks pendidikan ini juga dilengkapi rumah susun guru, masjid, gedung ibadah, gedung serbaguna, lapangan basket, lapangan upacara, dan kantin.

Selain itu, terdapat berbagai ruang terbuka yang mendukung kegiatan pendidikan dan pengembangan karakter siswa.

Laporan: Achmat

Artikel ini ditulis oleh:

Eroby Jawi Fahmi