Pangkalpinang, Aktual.news — Wali Kota Pangkalpinang Saparudin mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi agar menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Ajakan tersebut disampaikan saat kegiatan penyaluran santunan kepada 500 mustahik se-Kota Pangkalpinang yang digelar Baznas, sebagai bagian dari upaya memperkuat kepedulian sosial dan membantu masyarakat kurang mampu secara berkelanjutan.

“Kita terus mendorong masyarakat yang memiliki kemampuan untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas Kota Pangkalpinang. Semakin besar penghimpunan zakat, maka semakin banyak pula masyarakat yang bisa kita bantu,” katanya, Rabu (20/5/2026).

Prof. Udin, sapaan akrab Wali Kota, menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan berasal dari penghimpunan zakat, infak, dan sedekah masyarakat, termasuk ASN di lingkungan Pemkot Pangkalpinang yang selama ini mempercayakan penyalurannya melalui Baznas.

“Hari ini kita menyalurkan zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat Kota Pangkalpinang, termasuk para ASN yang menyalurkan melalui Baznas. Bantuan ini diberikan kepada mustahik yang memang berhak menerima,” katanya.

Ia menambahkan, bantuan yang diberikan tidak hanya berupa uang tunai, tetapi juga paket kebutuhan pokok untuk membantu masyarakat menyambut Iduladha.

“Ada beras, mie instan, makanan dan minuman, serta bantuan uang tunai yang disalurkan kepada sekitar 500 masyarakat. Ini bentuk kepedulian bersama agar saudara-saudara kita yang membutuhkan dapat sedikit terbantu menghadapi kebutuhan hari raya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Zulhadi mengapresiasi komitmen Pemkot Pangkalpinang dalam mendukung penguatan program zakat dan kepedulian sosial di daerah.

“Kolaborasi antara Pemerintah Kota Pangkalpinang dan Baznas selama ini berjalan sangat baik. Kami melihat komitmen Pak Wali Kota dalam mendorong ASN dan masyarakat untuk menyalurkan zakat melalui Baznas cukup besar, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan,” ujar Zulhadi.

Ia berharap penghimpunan zakat di Pangkalpinang terus meningkat agar program pemberdayaan masyarakat dapat diperluas, mulai dari sektor ekonomi, pendidikan, kesehatan hingga dukungan bagi pelaku UMKM kurang mampu.

“Zakat bukan hanya bantuan konsumtif, tetapi juga memiliki potensi besar untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat. Karena itu kami berharap kesadaran berzakat terus tumbuh sehingga semakin banyak masyarakat yang terbantu dan mandiri,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain