Kementerian PU Targetkan 856 Madrasah Rampung Direvitalisasi Tahun Ini.

Jakarta, Aktual.news – Pemerintah terus memperkuat infrastruktur pendidikan keagamaan melalui program revitalisasi madrasah di berbagai daerah.

Salah satu yang sedang dikerjakan adalah revitalisasi MTsN 1 Kota Bogor, Jawa Barat, melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Madrasah yang dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Program ini tidak hanya berfokus pada pembaruan fisik bangunan, tetapi juga ditujukan untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan mendukung peningkatan kualitas pendidikan.

Upaya tersebut diharapkan mampu membantu menyiapkan generasi muda yang memiliki kemampuan akademik sekaligus berakhlak baik.

Menteri PU, Dody Hanggodo, mengatakan fasilitas pendidikan yang memadai memiliki peran penting dalam menunjang proses belajar mengajar.

“Lingkungan belajar yang aman dan nyaman sangat berpengaruh terhadap konsentrasi, kesehatan, serta semangat belajar siswa. Melalui revitalisasi madrasah ini, Kementerian PU ingin memastikan anak-anak Indonesia dapat belajar di ruang yang layak dan bermutu,” ujar Menteri Dody, di Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Revitalisasi MTsN 1 Kota Bogor dikerjakan selama 210 hari sejak 24 November 2025 dengan nilai kontrak mencapai Rp5,5 miliar. Berbagai pekerjaan dilakukan untuk meningkatkan kualitas bangunan sekolah, mulai dari pembangunan toilet baru, perbaikan rangka dan penutup atap, renovasi dinding, plafon, serta lantai.

Selain itu, dilakukan pula pembaruan kusen pintu dan jendela guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan lingkungan sekolah.

Pekerjaan revitalisasi juga mencakup pemasangan instalasi listrik dan lampu yang lebih baik, serta pengadaan mebel baru untuk menunjang aktivitas belajar mengajar.

Dengan pembaruan tersebut, fasilitas sekolah diharapkan dapat lebih mendukung kebutuhan siswa dan tenaga pendidik. Dari total lima massa bangunan yang menjadi sasaran revitalisasi, empat bangunan telah selesai dikerjakan dan sudah dimanfaatkan untuk kegiatan pembelajaran.

Sementara itu, satu bangunan lainnya, yakni Massa D, saat ini masih berada pada tahap penyelesaian pekerjaan interior dan toilet. Bangunan tersebut ditargetkan rampung sebelum masa kontrak berakhir.

Program revitalisasi madrasah ini merupakan bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025 yang memberikan tugas kepada Kementerian PU untuk mendukung pembangunan prasarana pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama.

Sepanjang tahun 2025, Kementerian PU telah menuntaskan rehabilitasi dan renovasi 548 madrasah yang tersebar di 26 provinsi.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses terhadap fasilitas pendidikan keagamaan yang lebih baik di berbagai wilayah Indonesia.

Pada tahun 2026, pemerintah melanjutkan program pembangunan dan revitalisasi terhadap 856 madrasah di 27 provinsi.

Jumlah tersebut terdiri atas 13 proyek dengan skema Single Year Contract (SYC) dan 843 proyek Multi Years Contract (MYC) 2025–2026.

Hingga saat ini, sebanyak 44 madrasah di lima provinsi telah selesai dibangun dan siap digunakan untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan keagamaan di Tanah Air.

Laporan: Achmat

Artikel ini ditulis oleh:

Eroby Jawi Fahmi