Jakarta, Aktual.news – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menetapkan jajaran calon anggota direksi terpilih untuk memimpin Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2026–2030. Dalam susunan yang ditetapkan tersebut, Jeffrey Hendrik dipilih untuk menduduki posisi Direktur Utama BEI.
Saat ini, Jeffrey diketahui menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama BEI menggantikan Iman Rachman. Dalam menjalankan tugasnya nanti, ia akan didampingi sejumlah nama yang mengisi berbagai posisi strategis di tubuh bursa.
Saidu Solihin ditetapkan sebagai Direktur Penilaian Perusahaan, sementara Irvan Susandy dipercaya mengemban jabatan Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa.
Untuk posisi Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan, OJK menunjuk Yulianto Aji Sadono. Adapun Abdul Munim dipilih sebagai Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko.
Sementara itu, posisi Direktur Pengembangan akan diisi oleh Iding Pardi yang saat ini menjabat sebagai Direktur Utama Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI). Sedangkan jabatan Direktur Keuangan, Sumber Daya Manusia, dan Umum dipercayakan kepada Umi Kulsum.
Ketujuh nama tersebut selanjutnya akan diajukan untuk diangkat secara resmi dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan BEI Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 29 Juni 2026.
Daftar Calon Direksi BEI Periode 2026–2030
- Direktur Utama: Jeffrey Hendrik
- Direktur Penilaian Perusahaan: Saidu Solihin
- Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa: Irvan Susandy
- Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan: Yulianto Aji Sadono
- Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko: Abdul Munim
- Direktur Pengembangan: Iding Pardi
- Direktur Keuangan, Sumber Daya Manusia dan Umum: Umi Kulsum
Penetapan jajaran direksi baru ini menjadi bagian dari proses regenerasi kepemimpinan di BEI yang diharapkan dapat memperkuat pengembangan pasar modal Indonesia dalam empat tahun mendatang.
Artikel ini ditulis oleh:
Rizky Zulkarnain












